By : Dr. Marsigit, M.A
Yogyakarta State University
Reviewed by: Rusda Fauziah
Student of Mathematics Education 2009 in Yogyakarta State University
Sebagian besar calon guru matematika mempunyai kesempatan yang kecil untuk menjalankan pengajaran yang efisien dalam sebuah kelas yang sebenarnya sebagaimana pengalaman mengajar mereka yang pertama didasarkan sebuah kelas yang tradisional dimana terdapat peraturan untuk memecahkan masalah secara metodenya. Dengan kata lain, mereka kekurangan pengalaman yang mendasari mereka untuk mengalami dengan penuh arti kompleksitas dan interaksi yang cepat dalam sebuah kelas. Penggunaan Video Tape Recorder (VTR) adalah salah satu aspek dari mengembangkan TI dalam rangka promosi pengembangan guru profesional. Melalui aktivitas Pembelajaran Bahan Ajar, beberapa guru di Indonesia akan mengetahui bagaimana cara mereka mengajar melalui VTR. Melalui VTR dapat mencerminkan bentuk konteks yang berbeda pelatihan pembelajaran matemtaika yang baik dan suda terbukti dapat mendorong dan memotivasi para guru untuk meningkatkan kompetensi mereka. Dalam beberapa bagian dalam kegiatan program pengembangan guru profesional di Indonesia tahun 2002-200, cerminan konteks yang digunakan Jepang dan konteks yang digunakan Indonesia melalui VTR menghasilkan tanggapan para guru yang mana hal itu merupakan contoh yang bagus dalam pembelajaran matematika yang kemungkinan dapat diterapkan di Indonesia. Bagaimanapun juga, para guru harus mengetahui bahwa untuk menjalankan sebuah contoh yang bagus sekalipun terdapat beberapa batasan-batasan mendasar yang harus dikuasai.
VTR (Video Tape Recorder) untuk pembelajaran guru dan membentuk ulang pergerakan dalam Pembelajaran Matematika, secara rinci untuk mengembangkan pembelajaran bahan ajar memiliki beberapa keuntungan, seperti sebuah ringkasan pelajaran dengan menekankan pada masalah-masalah yang umum, merupakan komponen dari pelajaran dan kegiatan utama di kelas, memungkinkan sebuah hal untuk didiskusikan dan merupakan sebuah cerminan guru yang sedang mengamati sebuah pelajaran (Isoda, M., 2006).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar